Teladan dari Rabiah al-Adawiyah
Inspirasi Jiwaku.com. Bagi Rabia'ah al Adawiyah, dapat mengerjakan shalat ( di malam hari ) merupakan sebuah nikmat dan anugerah Allah yang disyukuri. sebagai tanda syukurnya itu, Raibi'ah mewujudkan dalam bentuk ibadah yang lain yaitu puasa di siang harinya.
Kebiasaan Rabiah mengerjakan shalat malam ini pernah berhenti dikarenakan sakit. Lalu ia merasa mendapat teguran dari Allah SWT melalui mimpi. Mimpinya itu diceritakan secara rinci kepada Masma'bin Ashim seorang muridnya.
Wahai Masma',"kata Rabi'ah, " Aku pernah tertimpa penyakit yang menyebabkan diriku tidak dapat melakukan shalat tahajud dan berjaga di malam hari. Karena itu, pada siang harinya aku selalu membaca al'Quran stu juz. sebab membaca satu juz al-Qur'an itu pahalanya sama dengan shalat di malam hari.Demikianlah yang saya lakukan selama sakit. dan akhirnya menjadi kebiasaanku sekalipun badanku dalam keadaan sehat.
" Pada suatu malam, ketika aku sedang nyenyak tidur, mimpi indah pun datang.Seolah olah aku berada di sebuah taman nan hijau, ditumbuhi pepohonan yang subur. Disana aku mengelilingi pertamanan, untuk menikmati pemandangan yang indah. Tiba tiba aku melihat seekor burung hijau di kejar oleh seorang anak gadis, gadis itu dengan riangnya dan menangkap burung itu. Sementara aku terlena dalam keasyikan kecantikan anak gadis itu dan serta burung yang dikerjarnya. aku coba menegurnya:' Wahai anak manis, untuk apa burung itu engkau tangkap? Demi Alloh, aku belum pernah melihat burung secantik itu. Biarkanlah ia terbang lepas ke mana saja yang disukai'. ' Ya memang benar apa yang engkau katakan,' jawab anak gadis itu tegas.
" Kemudian ia datang menghampiriku, seraya memegang tanganku. Dan aku diajak mengelilingi taman hingga samapai pintu istana. Sambil mengetuk pintu, anak itu berkata:' tolong bukakan pintu untukku!
" Tiba -tiba pintu pun terbuka. Dari dalam terpancar sinar yang sangat terang sehingga menerangi ruangan disekelilingku ' Masuklah,Bu!', anak itu mempersilahkan aku masuk ke dalam.
" Kami mengelilingi sebuah ruangan istana. dan tiba-tiba pintu yang menuju taman terbuka. Anak itu mengajaku menuju taman. Disitu ada pelayan-pelayan yang wajahnya sangat cantik, bagaikan mutiara yang berseri. Ditangan mereka membawa wewangian. Anak itu bertanya pada mereka, 'Kalian mau kemana ?
' Mau menemui seseorang yang terbunuh di lautan sebagai syuhada', jawab mereka.
Tidakkah kalian ingin memberi wewangian kepada perempuan ini ( yakni Rabi'ah ) ?', tanya anak itu lagi.
' Ia sudah mendapatkan wewangian ( dari shalat yang dilakukannya )', jawab mereka' Tetapi ia ( Rabiah ) sendiri meninggalkannya.'
" Setelah mengucapkan kata kata tersebut, anak perempuan itupun menghilang dari sisiku. Saat itulah aku terbangun dari tidurku. Mimpipun berlalu. Dan ternyata fajar telang menyingsing di ufuk timur, pertanda hari menjelang pagi. Setiap kali aku teringat pada mimpiku itu, hatiku berguncang dan pikiranku tak menentu, rasanya ingin menangis sekeras-kerasnya. Dari situlah ia bertekak untuk mengisi hidupnya dengan terus berkhidmat kepada Alloh SWT.
Sabtu, 27 Februari 2016
Filosofi Sebatang Pohon
Filosofi Sebatang Pohon
Keyakinan dengan adanya khodho dan takdir
Alloh SWT adalah kunci penting dalam mengarungi bahtera kehidupan di dunia ini.
Apapun situasi dan kondisinya apa yang telah ditetapkan Alloh kita harus
mensyukurinya, karena bisa jadi yang kita suka terkadang itu sesuatu yang buruk
buat kita, dan sesuatu yang kita anggap buruk padahal itu adalah yang terbaik
buat kita.Oleh karena itu, bukan kenapa aku seperti ini sementara orang lain
seperti itu?, yang pasti bagaimana kita mensyukuri karunia Alloh dan
menjalankan apa yang telah digariskan oleh Alloh melalui kitab-Nya dan tuntunan
rosul-Nya dengan keyakinan yang benar.
Kita lihat sebatang pohon, kalau kita
tafakuri dengan seksama dia diciptakan Alloh penuh dengan kepasrahan, kesabaran dan
keikhlasan. Dari kecil ia terus tumbuh dengan kepastian tanpa mengeluh minta
perlindungan, sementara musuh musuhnya terus mengintai setiap saat.dikala malam
ia tak pernah mengeluh karena kedinginan, kehujanan bahkan angin yang menerpa,
disaat siang iapun tak pernah berputus asa karena kepanasan dan tak pernah
meminta untuk dinaungi dengan sebuah payung,disaat serangga menggerumuti ia tak
marah justru ia berikan rasa buah manisnya ia beri tempat untuk berlindung,
disaat ia dilempari batu ia bersabar tak pernah marah justru ia berikan
buahnya, bahkan ketika tangan dan kakinya ia patahkan justru ia tersenyum ia
berikan dengan ikhlas untuk kepentingan manusia. Ia tetap terus bertasbih,
berdzikir kepada Alloh tanpa henti bersamaan dengan tiupan angin yang mengiringi
melodi tasbih dan dzikirnya.
Dinamika Pilkades Sidaharja
Dinamika Pilkades di Desa Sidaharja 2016
Inspirasi Jiwaku.com. Gegap gempita pesta
demokrasi di Desa Sidaharja sedang berlangsung dengan suasana tenang tapi
tentunya menghanyutkan. Seluruh mata masyarakat tertuju pada empat kandidat yang mulai mencari simpatik
masyarakat. Suasana kehidupan demokrasi yang berkembang belum begitu cukup seru tidak seperti kebanyakan
pilkades tempo dulu. Keempat tim sukses
bekerja keras dengan berbagai cara untuk memahamkan visi dan misi keempat kandidat tersebut, ada yang menggunakan door to door, media maya, ada yang menggunakan dengan cara kumpul
kumpul , yan ini masih dini dan
belum seru jelasnya . apalagi bila disertai diadakannya gelar nonton
bareng seperti dalam debat kandidat
cawapres yang dilanjutkan dengan nonton bareng
Sepak bola. Kalau hal itu ada wah
cukup seru kayanya .jelasnya susasana pesta demokrasi mudah mudahan cukup
meriah tapi penuh dengan sportifitas. Tepatnya tgl 17 April 2016. Detik-detik
pilkades pun terus merangkak sesuai dengan hitungan waktu kita
hanya tinggal berdo’a siapapun Kepala Desa-nya yagn terpilih toh kita tetap
rakyat kecil yang hanya bisa berharap mudah-mudahan yang diberi keunggulan dan
menjadi Kepala Desa bisa membawa amanat
rakyat dan mengaplikasikan visi dan misi nya dengan baik .Terima kasih
Rakyatku, Terimakasih Anak Desaku semoga
kita semua diberkahi.
Langganan:
Postingan (Atom)
